Cara Berhubungan Yang Baik Sesuai Sunnah, Posisi Yang Dianjurkan Dalam Islam

Cara Berhubungan Yang Baik Sesuai Sunnah, Posisi Yang Dianjurkan Dalam Islam

Cara Berhubungan Yang Baik Sesuai Sunnah, Posisi Yang Dianjurkan Dalam Islam – Hubungan intim banyak dikatakan sebagai kunci keharmonisan dalam rumah tangga. Buktinya, dalam Islam pun dibahas bagaimana tata cara berhubungan suami istri yang baik. Tujuannya tentu untuk lebih menghangatkan hubungan suami istri dalam rumah tangga. Sebab itu, ada beberapa adab, larangan dan anjuran yang harus dikerjakan pasangan suami istri di atas ranjang ketika berhubungan.

Yuk simak apa saja posisi berhubungan serta cara berhubungan yang baik sesuai sunnah Rasulullah SAW berikut ini!

Pertama, Berhubungan Intim Harus Pakai Penutup

Seperti dijelaskan oleh Syaikh Penadzam, bahwa sebagian adab senggama yaitu suami hendaknya menyuruh istrinya untuk melepas semua pakaiannya. Ada baiknya kalau suami yang melepaskan pakaian istrinya. Kemudian suami dan istrinya bersenggama dalam satu selimut. Akan tetapi, bukan berarti senggama yang di lakukan itu tanpa penutup sama sekali. Karena ada hadist menyatakan; “Apabila kalian melakukan senggama dengan istrinya , maka jangan telanjang seperti telanjangnya himar”.  Dari sini dapat dikatakan bahwa selimutnya itulah sebagai penutup bagi keduanya.

Kedua, Menghias Diri

Dalam Islam, cara berhubungan yang baik sesuai sunnah adalah masing masing menghias diri. Misalnya saja bagi wanita dianjurkan untuk merapikan ramput, menggunakan pakaian yang membuat suami tergugah gairahnya. Juga memakai wangi wangian serta bersiwak. Bagi pengantin baru, dianjurkan untuk menghias kamar pengantin sehingga keduanya bisa bersenggama dengan suasana romantis.

Ketiga, Meletakkan Tangan Suami di Ubun Ubun Istri

Hendaknya suami meletakkan tangannya pada ubun-ubun istrinya seraya mendoakan kebaikan dengan doa yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ajarkan. “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari kebaikannya (istri) dan kebaikan tabiatnya, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan tabiatnya.” [HR. Bukhari dari sahabat Abdullah bin Amr bin Al Ash radhiyallaahu ‘anhu].

Keempat, Diharamkan Melalui Dubur

Ingat, Cara Berhubungan Yang Baik Sesuai Sunnah adalah diharamkan melalui dubur. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya, “Barang siapa yang menggauli istrinya ketika sedang haid atau melalui duburnya, maka ia telah kufur dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad.” [HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan yang lainnya, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud].

Kata ‘kufur’ dalam hadits ini menunjukkan betapa besarnya dosa orang yang melakukan hal ini. Meskipun, kata para ulama, ‘kufur’ yang dimaksud dalam hadits ini adalah kufur kecil yang belum mengeluarkan pelakunya dari Islam.

Kelima, Tidak boleh menyebarkan rahasia ranjang.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya, “Sesungguhnya diantara manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang mendatangi istrinya dan istrinya memberikan kepuasan kepadanya, kemudian ia menyebarkan rahasianya.” [HR. Muslim dari sahabat Abu Sa’id Al Khudri radhiyallaahu ‘anhu]

Kesempurnaan syariat Islam ini menunjukkan betapa besarnya perhatian Allah terhadap hamba-Nya melebihi perhatian hamba terhadap dirinya sendiri. Oleh karenanya, hendaklah setiap hamba tetap berada di atas fitrah tersebut di atas agama allah agar dirinya selalu berada di atas jalan yang lurus, “(Tetaplah di atas fitrah) yang Allah telah menciptakan manusia menurut fitrah itu.” [QS. Ar Rum: 30]. Allahu ‘alam.

Itullah lima Cara Berhubungan Yang Baik Sesuai Sunnah yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Comments are closed.